01
November
2026
Minggu - : WIB

Dindik Kota Kediri Akan Terapkan Inovasi English Day dan Dinten Jawi di Sekolah, Sejalan dengan SPH Pak Lek Imam

Yanto
15 Oktober 2026 pada Srawung Kebijakan
Foto Ist | Melestarikan budaya, mengasah kemampuan berbahasa. Melalui penerapan Dinten Jawi dan English Day, siswa SD Kota Kediri diajak mencintai bahasa Jawa sebagai warisan budaya sekaligus mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris sebagai bekal menghadapi dunia yang lebih luas.

KEDIRI |paklekimam.id-Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pendidikan (Dindik) mulai mempersiapkan penerapan program English Day dan Dinten Jawi di seluruh satuan pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Persiapan tersebut diawali dengan sosialisasi petunjuk teknis (juknis) dan buku saku penerapan program kepada kepala sekolah dan guru penanggung jawab (PIC) SD negeri maupun swasta pada Kamis (15/10) dan jenjang SMP negeri maupun swasta pada Senin (19/10) di Ruang Ki Hajar Dewantara. Kegiatan ini diikuti oleh 300 kepala sekolah dan guru PIC. 

Mandung Sulaksono, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, menjelaskan bahwa, program English Day dan Dinten Jawi dirancang untuk membangun kebiasaan berbahasa di lingkungan sekolah. Dalam pelaksanaannya, setiap Rabu ditetapkan sebagai English Day, sedangkan setiap Kamis menjadi Dinten Jawi atau hari berbahasa Jawa.

“Berbahasa itu tidak cukup hanya diajarkan di dalam kelas, tetapi juga harus dibiasakan. Melalui program ini, kami berharap seluruh warga sekolah dapat membiasakan diri menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Jawa masing-masing satu hari dalam seminggu,” jelasnya.

Mandung menuturkan, program English Day menjadi salah satu upaya mempersiapkan peserta didik menghadapi perkembangan global. Terlebih, mulai tahun 2027, bahasa Inggris direncanakan menjadi mata pelajaran wajib di jenjang SD. Sementara itu, penerapan Dinten Jawi merupakan langkah untuk melestarikan sekaligus mengembangkan muatan lokal agar generasi muda tetap mengenal bahasa dan budaya daerahnya.

“Kami memilih bahasa Jawa agar anak-anak tidak kehilangan akar budaya yang diwariskan nenek moyang. Sementara bahasa Inggris kami dorong agar mereka siap menyambut globalisasi. Harapannya, anak-anak mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa melupakan identitas budayanya,” ungkapnya.

Untuk mendukung implementasi program, buku saku dan juknis telah disusun melalui kolaborasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) yang melibatkan guru mata pelajaran bahasa Inggris dan bahasa Jawa di Kota Kediri. Selanjutnya, buku saku tersebut akan didistribusikan ke sekolah-sekolah sebagai pedoman pelaksanaan program.

Dinas Pendidikan juga memberikan ruang bagi setiap sekolah untuk mengembangkan metode sosialisasi secara kreatif. Guru dapat menyampaikan informasi kepada seluruh warga sekolah melalui berbagai media, seperti poster, video, audio, maupun bentuk komunikasi lainnya sesuai kreativitas masing-masing sekolah.

Selain penyediaan buku saku, Dinas Pendidikan Kota Kediri juga akan menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) bagi guru untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan berbahasa Inggris maupun bahasa Jawa. Upaya ini diharapkan dapat mendukung guru dalam mendampingi peserta didik sekaligus menjadi teladan dalam membiasakan penggunaan kedua bahasa tersebut.

Sebagai bentuk dorongan terhadap pelaksanaan program, Dindik juga akan memberikan penilaian kepada sekolah-sekolah yang mampu menerapkan English Day dan Dinten Jawi secara kreatif dan inovatif. Dengan demikian, program ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi tumbuh sebagai budaya positif dalam keseharian warga sekolah. Program tersebut rencananya akan diluncurkan oleh Wali Kota Kediri pada akhir Oktober, bertepatan dengan momentum Bulan Bahasa.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Dinas Pendidikan menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Master Tutor English Massive, Mr. Tyo; Heri Setiawan, Kepala SMP Negeri 4 Kota Kediri sekaligus dalang; Munawar, Dwijo dari Permadani; serta Anang, perwakilan Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani).

Melalui program ini, Pemerintah Kota Kediri berharap lingkungan sekolah dapat menjadi ruang pembiasaan berbahasa yang menyenangkan dan berkelanjutan. Dengan penguasaan bahasa Inggris serta kecintaan terhadap bahasa Jawa, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi yang adaptif terhadap perkembangan global sekaligus tetap bangga terhadap warisan budaya daerahnya. 

Gayung Bersambut dengan SPH ‘Bahasa Daerah Lestari, Bangga Budaya Sendiri’

Melestarikan bahasa daerah di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan media sosial terus didorong di Kota Kediri. Bahasa Jawa dinilai perlu kembali dikuatkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Kediri sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar, Imam Wihdan Zarkasyi, saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum bertajuk ‘Bahasa Daerah Lestari, Bangga Budaya Sendiri’ di Balai Kelurahan Bandar Lor, Kota Kediri, pada Minggu, 16 Agustus 2026, lalu.

Kegiatan yang diikuti sekitar 200 siswa-siswi dari berbagai SMA dan SMK negeri maupun swasta se-Kota Kediri serta Dinas Pendidikan Kota Kediri. Selain memberikan edukasi, kegiatan ini menjadi ruang untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda agar tetap mengenal dan menggunakan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya.

Politisi Partai Golkar yang akrab disapa Pak Lek Imam, menyatakan, penggunaan bahasa Jawa tidak sekadar berkaitan dengan kemampuan berkomunikasi, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan etika, tata krama, dan karakter masyarakat Kediri.

“Bahasa daerah merupakan bagian dari identitas kita. Karena itu, jangan sampai generasi muda justru merasa malu atau enggan menggunakan bahasa Jawa. Pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama menjaga agar bahasa ibu ini tetap hidup dan digunakan,” ujar Imam.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan masifnya budaya populer melalui media sosial menjadi tantangan tersendiri dalam pelestarian bahasa daerah. Karena itu, DPRD Kota Kediri siap memberikan dukungan melalui regulasi maupun penganggaran untuk program-program yang berkaitan dengan pelestarian budaya lokal.(bud)

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 Pak Lek Imam. All Rights Reserved. Kolaboratif · Transformatif
MENU
paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>
paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>paklekimam.id | Kolaboratif dalam aksi, transformatif dalam dampak. Bersama membangun dan bertransformasi! >>>
Promo Spesial close